Jombang Resmi Dikukuhkan Kabupaten ODF Ke-26 di Jawa Timur

Buletin10.idJombang – Status Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan resmi disandang Kabupaten Jombang, setelah melalui proses verifikasi selama tiga hari berturut-turut. Parameternya dengan ratusan titik sampel yang diambil di 7 daei 21 kecamatan yang ada. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Tim Verifikasi ODF Provinsi Jawa Timur di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (10/8/2023) siang.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Provinsi Jawa Timur dr. Waritsa Sukarjiyah, hasil dan kesimpulan dari proses sampling di 7 Kecamatan, meliputi 14 Desa/Kelurahan melibatkan sebanyak 350 KK.

“Kami juga mengambil sampel 14 sekolah/madrasah dan 2 pondok pesantren di 7 Kecamatan. Hasilnya Alhamdulillah, capaian pilar 1 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan nilai 100 persen. Kami nyatakan Kabupaten Jombang, layak sebagai kabupaten ODF ke-26 di Provinsi Jawa Timur,” paparnya.

Penyampaian hasil sampling tersebut disambut perasaan lega seluruh peserta yang hadir. Sebab segala usaha dan upaya untuk menghadirkan layanan sanitasi yang baik di Kabupaten Jombang menuai hasil optimal. Bahkan Bupati Jombang Mundjidah Wahab yang hadir nampak bangga dengan pencapaian prestasi di bidang sanitasi tersebut.

“Alhamdulillah, akhirnya kita bisa menjadi Kabupaten ODF ke-26 dari 38 Kabupaten di Jawa Timur. Pencapaian ini harus kita syukuri,” ungkap Bupati Mundjidah Wahab saat memberikan sambutan.

Bupati Mundjidah menambahkan, status ODF ini adalah hasil kerja kolektif dari semua pihak. Mulai dari masyarakat, Pemerintah Desa, Kecamatan hingga seluruh OPD serta sinergi berbagai pihak terkait dengan program sanitasi lingkungan.

“Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari Program Jombang Berkadang. Setiap tahun Desa kita gelontor anggaran Rp. 200 juta yang salah satunya untuk sanitasi. Serta bantuan lain. Baik dari Dana Desa (DD) maupun program sinergi dengan pemerintah pusat,” urai Bupati yang akan mengakhiri masa jabatannya pada September mendatang.

Dengan status sebagai Kabupaten ODF, Bupati yang akrab dipanggil Buk Mun ini berharap tak ada lagi masyarakat yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Masyarakat diarahkan terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Memang masih ada kendala soal kebiasaan dan budaya yang terus kita upayakan diubah. Semua rekomendasi dan catatan pasti akan dilaksanakan,” imbuh orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini.

Ke depan, lanjut Bupati, diharapkan semua pihak bisa terus mengembangkan prestasi di bidang sanitasi. Jika masih satu dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat yang masih terpenuhi, empat pilar lainnya akan terus diupayakan bisa tercapai.

“Pemkab Jombang terus berkomitmen untuk menuntaskan baik cuci tangan dengan sabun, limbah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair. Seluruhnya terus dioptimalkan agar Kabupaten Jombang menuju Kabupaten sehat terus terjaga,” tutup Bupati.

Hadir pada pengukuhan status ODF Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), antara lain Staf Ahli Moch. Saleh, Kepala Dinas Kesehatan Jombang Budi Nugroho, Ketua Pokja Perumahan dan Permukiman Danang Praptoko, Kepala OPD terkait, para Camat, Kepala Pusksmas dan Kepala Desa. (Sal)

Penulis: SalsaEditor: Salsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *