buletin10.id – Jombang – Sebanyak 96 siswa perwakilan SMPN di kabupaten Jombang mendapatkan pengalaman baru dalam menyelami dunia digital melalui agenda Safari Edukasi Jurnalistik dan Literasi Digital yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Jombang pada Jumat pagi hingga siang (18/4/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun personal branding serta kompetensi digital. Acara dibuka secara resmi di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, sebelum akhirnya dibagi menjadi dua kelas intensif di Aula Disdikbud dan Aula SMPN 1 Jombang.
Melalui kolaborasi ini, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menguasai keterampilan jurnalistik untuk menunjang daya saing mereka di ruang siber.
Selama satu hari penuh, para peserta yang merupakan gabungan murid SMPN se Jombang tersebut dibekali lima materi utama yang dirancang untuk memperkuat fondasi digital mereka.
Materi diawali dengan penguatan pola pikir digital yang berfokus pada etika bermedia sosial, cara mengidentifikasi hoaks, hingga pemahaman mengenai bahaya cyber-bullying.
Selanjutnya, siswa diajak mendalami teknik dasar jurnalistik, mulai dari cara melakukan wawancara yang efektif hingga keterampilan menulis berita menggunakan kaidah 5W+1H. Tak hanya teks, materi juga mencakup teknik visual seperti pengambilan foto dan video menggunakan perangkat ponsel pintar atau mobile journalism, serta pengenalan fotografi jurnalistik.
Kepala Dinas Pendidikan Jombang, Wor Windari, menyambut positif kolaborasi ini dan menyatakan bahwa kompetensi digital adalah bekal wajib bagi siswa di era sekarang. Ia menegaskan bahwa melalui pelatihan ini, para siswa diharapkan tidak sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi juga tumbuh menjadi produsen konten yang bertanggung jawab di ruang publik.
“Kami ingin anak-anak didik kita memiliki kecakapan digital yang mumpuni agar mereka siap menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis,” ujar Wor Windari saat memberikan sambutan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Jombang, Yoni Tri Joko Kurnianto, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa melahirkan bibit-bibit jurnalis muda dari kalangan pelajar.
Menurutnya, keterampilan menulis dan mendokumentasikan informasi secara benar akan membantu siswa dalam membawa nama baik sekolah melalui karya-karya positif di dunia maya.
“Semoga dari sini muncul kreativitas siswa yang mampu mengangkat potensi sekolah masing-masing melalui teknik jurnalistik yang tepat,” harap Yoni.
Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid, menekankan bahwa Safari Jurnalistik ini merupakan langkah nyata organisasi profesi dalam mencetak generasi muda yang kritis dan kreatif.
Ia menjelaskan bahwa di balik sebuah informasi yang tersebar, terdapat proses verifikasi dan etika yang harus dijunjung tinggi oleh setiap individu.
“Tujuan utama kami adalah mengedukasi siswa agar mereka paham pentingnya integritas dalam menyebarkan informasi. Sehingga mereka tidak mudah terjebak dalam arus hoaks atau konten negatif lainnya,” pungkas Mufid. (sal)












