Buletin10.id – Jombang – Banyak jalan menuju Roma, banyak cara pula mendidik para siswa. Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh para pendidik di salah satu sekolah unggulan wilayah utara Sungai Brantas Kabupaten Jombang, yakni SMPN 1 Kabuh. Ya, sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Jombang – Babat No.146 Kabuh Jombang tersebut mengadakan kegiatan edukatif rutin di setiap hari Jumat. Yang menarik, kegiatan rutin setiap hari jumat tersebut disesuaikan dengan hari pasaran (neptu-red) pada tradisi penghitungan hari suku Jawa.
Selain untuk mengenalkan hari pasaran Jawa sebagai bentuk kearifan lokal, kegiatan rutin setiap hari Jumat tersebut untuk membiasakan para siswa dengan kegiatan-kegiatan positif. Mulai dari kegiatan fisik hingga non fisik berupa kerohanian.
SMPN 1 Kabuh menginisiasi kegiatan setiap hari jumat, dengan dinamakan program Jumat BERSERI. Kata BERSERI merupakan abreviasi (singkatan-red) dari Bersih, Sehat, Indah, Religi dan Literasi. Kegiatan Jumat BERSERI tidak berdiri sendiri. Melainkan juga dilengkapi dengan kegiatan rohani berupa khotmil Qur’an bersama-sama.
Kegiatan Jumat BERSERI rinciannya meliputi setiap hari Jumat KLIWON diisi dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah yang diikuti oleh seluruh siswa SMPN 1 Kabuh tanpa terkecuali. Kemudian untuk hari Jumat PAHING dimaknai sebagai hari Jumat Sehat. Yakni diisi dengan kegiatan senam bersama seluruh siswa SMPN 1 Kabuh. Selanjutnya untuk hari Jumat WAGE, dimaknai sebagai hari Jumat yang indah. Pada hari tersebut, seluruh siswa SMPN 1 Kabuh melaksanakan kegiatan menanam aneka jenis bunga atau memperindah lingkungan sekolah beramai-ramai. Berikutnya untuk hari Jumat LEGI dimaknai sebagai hari Jumat yang religius. Artinya, seluruh siswa SMPN 1 Kabuh diajak untuk bersama-sama menggelar kegiatan istighosah. Terakhir, untuk Jumat PON dimaknai sebagai hari Jumat literasi. Dimana pada hari tersebut, seluruh siswa SMPN 1 Kabuh melakukan kegiatan membaca buku non teks.
“Ini merupakan program pembiasaan setiap hari jumat untuk pembentukan karakter siswa yang baik,” terang Suprihadiono, Kepala SMPN 1 Kabuh.
Suprihadiono menambahkan, untuk kegiatan non fisik di hari Jumat pagi, diagendakan kegiatan keagamaan berupa khotmil qur’an dengan jumlah peserta sebanyak 30 siswa. Kegiatan khotmil qur’an sendiri mewajibkan kepada setiap siswa untuk khatam 2 juz setiap 2 minggu sekali dengan pembina Sholikhatul Husna.
’’Jadi kami laksanakan semua kegiatan Jumat BERSERI hingga khotmil Qur’an di luar kegiatan belajar mengajar (KBM). Maka seluruh kegiatan di luar mata pelajaran tersebut wajib diikuti dan dipelajari para siswa,’’ urai Suprihadiono.
Di sisi lain, Suprihadiono mewakili para guru sangat berharap, seluruh siswa SMPN 1 Kabuh agar selalu memperhatikan pesan-pesan moral dari setiap kegiatan pada hari Jumat. Terlebih, dengan adanya kegiatan rutin Jumat BERSERI, maka kualitas kesehatan fisik serta wawasan pendidikan agama seluruh siswa SMPN 1 Kabuh semakin berkualitas. Sehingga tujuan dari program Jumat BERSERI di SMPN 1 Kabuh bisa menjadi proteksi dini terhadap maraknya media sosial (medsos) yang dapat mempengaruhi perkembangan jiwa dan perilaku siswa.
“Semoga kegiatan Jumat BERSERI dan Khotmil Qur’an menjadi filter bagi anak-anak secara psikologis agar tidak mudah terpapar dengan cepatnya arus informasi yang berseliweran setiap hari di berbagai platform media sosial (medsos),” tandas Suprihadiono. (Kris)












