buletin10.id – Jombang – Sehari setelah resmi dilantik sebagai Pj Bupati Jombang yang baru, Teguh Narutomo, didampingi Sekdakab Agus Purnomo langsung “tancap gas” memimpin Rapat Dinas perdana. Rapat perdana tersebut berlangsung di Ruang Bung Tomo kantor Pemkab Jombang, Rabu pagi (24/07/2024).
Seluruh jajaran Staf Ahli, Asisten, para Kepala OPD, Direktur BUMD, dan Camat se Kabupaten Jombang nampak hadir pada rapat dinas tersebut. Selain bertujuan memperkenalkan diri, Teguh Narutomo juga menanyakan sejauh mana tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) serta progres capaian kinerja masing-masing unit kerja dan inovasi yang sudah dilaksanakan selama ini.
Teguh Narutomo yang baru pertama kali berinteraksi langsung dengan jajaran pejabat struktural lingkup Pemkab Jombang memperkenalkan diri terkait latar belakang pendidikan dan pengalaman kerjanya. Baik sebagai pejabat fungsional, Dosen, Peneliti dan bergabung di Biro Pemerintahan Setneg hingga menjadi Inspektur Khusus Inspektorat Jenderal di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Dari pengalaman semua itu, Saya coba ingin memaksimalkan bagaimana melakukan pendampingan pada Kepala Daerah hingga penyelenggaraan tata kelola Pemerintahan,” urainya.
Untuk mewujudkan Kabupaten Jombang agar lebih baik dalam rentang kepemimpinannya 6 bulan ke depan, Teguh Narutomo mengaku tidak akan bisa “one man show” atau bekerja sendiri. Untuk itu, Teguh Narutomo mengajak seluruh Kepala OPD dan jajarannya agar menyepakati bekerja bersama. Bekerja dalam satu kesatuan. Semua OPD wajib mengambil peran dan berkontribusi secara terkoordinasi, berjenjang, melakukan akselerasi atau percepatan kinerja, dan berinovasi dengan melepaskan semua atribut. Terutama dalam hal-hal yang justru kontrakdiksi yakni membatasi diri untuk bekerjasama lintas instansi.
“Jangan ada ego sektoral. Tidak ada yang bekerja sendiri-sendiri. Saya ingin melahirkan sebuah legacy (warisan-red). Warisan atau legacy itu bisa berupa visi, pandangan, integritas, kemurahan hati, produk, program dan lain-lain. Legacy itu harus terlahir dari teman-teman disini. Jangan cuma curhatan yang disampaikan. Saya ingin mendapatkan penyelesaian yang lahir dari inovasi kita. Mari kita sama-sama memberikan kemanfaatan dan kemaslahatan bagi Kabupaten Jombang,” jelasnya serius.
Sebelum menutup rapat dinas perdana, Teguh Narutomo menegaskan setiap satuan kerja harus memiliki komitmen tinggi. Agar nama besar Jombang yang saat ini sedang “tidak baik-baik” saja agar kembali “on the track” dan tentunya menjadi lebih baik lagi.
“Apabila kita sepakat membangun Jombang menjadi lebih baik, mari kita gali, kita petakan persoalan yang ada, agar Jombang yang dianggap tidak lagi baik-baik saja ini bisa menjadi lebih baik dengan membangun sebuah legacy yaitu sebuah sistem yang baik agar menjadi payung. Siapapun Kepala Daerahnya kelak (hasil Pilkada Jombang 2024-red), jika sebuah sistem telah terbangun dengan baik, Insha Allah tetap dalam koridornya. Tidak hanya sekedar mengedepankan kepentingan-kepentingan politik saja,” tutup Teguh Narutomo. (sal)












