Pesan Khusus Ketum Untuk KJJT Wilayah Jombang Usai Resmi Terbentuk

Buletin10.idJombang – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) kabupaten Jombang resmi terbentuk. Hal ini menyusul usai 15 jurnalis di kota santri menggelar rapat untuk menentukan pengurus baik Ketua, sekretaris, bendahara (KSB) dan jajaran para ketua bidang.

Dalam rapat pembentukan pengurus tersebut Ditha Asih Aprillia terpilih secara aklamasi sebagai ketua KJJT yang perdana di wilayah Jombang untuk periode 2024-2026.

Dhita yang tercatat sebagai jurnalis di media jejakjurnalis.id tersebut mengucapkan terima kasih kepada rekan jurnalis dan akan mengemban amanah untuk memajukan dan mengembangkan KJJT di wilayah Jombang

“Terima kasih saya ucapkan kepada rekan-rekan jurnalis yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah ini,” ucapnya, Rabu (24/01/2024), didampingi M. Dzikri Fajrul Falah S.sos sekretaris dan Muhammad Nur Rudiyanto sebagai bendahara terpilih di salah satu rumah makan di kabupaten Jombang.

Wanita kelahiran Samarinda 40 tahun lalu, berharap ke depan KJJT Jombang akan semakin solid dan kompak dalam menjalankan agenda-agenda kewartawanan dan sosial kemasyarakatan.

“Termasuk melaksanakan agenda konsolidasi di setiap kesempatan dan menambah jumlah anggota baru,” imbuhnya.

Ditha juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum KJJT Slamet Maulana yang telah menerbitkan SK Nomor 0018/001/SK/IV/KJJT/2024. Sebab, lanjut Ditha, kepengurusan perdana KJJT Jombang menjadi embrio untuk pengembangan kualitas dan kuantitas para jurnalis di Kota Santri di tahun-tahun mendatang.

Di sisi lain, Ditha mengungkapkan, KJJT Jombang akan membuka diri untuk para jurnalis yang ingin bergabung. Keberadaan organisasi wartawan seperti KJJT, menurut Ditha sangat diperlukan. Sebab di organisasi jurnalis KJJT, selain diajarkan tertib dalam berorganisasi, setiap karya tulis anggota sewaktu-waktu direview dan klasifikasi penilaian dari para dosen dan jurnalis senior di Surabaya.

“Ya keuntungan lainnya ikut beroganisasi di bawah naungan KJJT, kepedulian serta perlindungan hukum bagi seluruh anggotanya benar-benar nyata dilakukan,” pungkas Ditha.

Sementara itu, Ketua Umum KJJT Slamet Maulana yang akrab disapa bang Ade saat dihubungi melalui pesan WhatsApp (WA) mengapresiasi dan memberikan pesan kepada KJJT wilayah Jombang yang baru terbentuk untuk selalu belajar dan menjaga kekompakan.

“Saya hanya berpesan, yang belajar adalah pemilik masa depan, begitu pula sebaliknya, yang tidak adalah pemilik masa lalu,” pesan Ade dalam pesan tertulisnya.

Ade juga menyampaikan bahwa seorang pemimpin tidak akan meninggalkan anggotanya. Untuk itu regenerasi di dalam profesi jurnalis harus semakin tumbuh pesat. Apalagi jurnalis menyandang predikat sebagai kontrol sosial dan itu hampir luput atau terlupakan dari perhatian.

Semuanya, lanjut Ade, memang banyak yang sibuk dengan kepentingannya masing-masing. Sehingga dunia pendidikan jurnalistik hampir tergerus dan terabaikan.

Oleh karena itu, lanjut Ade, hal ini merupakan tugas bersama sebagai insan pers dalam berorganisasi. Meski baru seumur jagung, Ade menegaskan KJJT sudah menaungi rekan-rekan jurnalis di berbagai daerah, bahkan di luar Jawa timur.

“Selamat untuk ketua terpilih dan semoga bisa menjadi lebih baik untuk anggota dan masyarakat luas,” tutup Ade memberi semangat. (Sal)

Penulis: SalsaEditor: Salsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *