Disdikbud Jombang Gelar Munaqosyah Guru Al-Qur’an Metode Tilawati Bagi Pembimbing Mulok Keagamaan Islam SD Tahap 2

Buletin10.idJombang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menyelenggarakan Munaqosyah Guru Al-Qur’an Tahap 2 bagi pembimbing Mulok Keagamaan Islam Sekolah Dasar, Senin (20/11) pagi, di ruang Aula Disdikbud setempat.

Kegiatan tersebut dilandasi dengan keberadaan
Al-Qur’an yang notabene merupakan pegangan sekaligus pedoman hidup bagi umat muslim. Sehingga, praktis sudah menjadi kewajiban bagi tiap-tiap kaum muslim untuk membaca, mempelajari dan mengamalkan isi-isi dari Al-Qur’an.

Perlu diketahui, Munaqosah adalah penilaian kinerja untuk mengukur proses dan produk. Munaqosah tahfidzul atau tilawatil Qur’an merupakan pengukuran yang bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal dan membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

Terlebih lagi, bagi para pengajar, pendidik ataupun guru yang diberi amanah menjadi seorang pembimbing. Sehingga kegiatan yang merupakan lanjutan dari munaqosyah tahap 1 tersebut diikuti sedikitnya 309 peserta.

Sebelumnya munaqosyah Guru Al-Qur’an pembimbing Mulok Keagamaan SD Tahap 1 dilaksanakan pada akhir bulan Oktober 2023 lalu dengan jumlah sebanyak 313 peserta.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Rhendra Kusuma menyampaikan harapannya agar para pengajar mampu memberikan pengajaran yang lebih baik dan sesuai dengan standarisasi bacaan-bacaan al-Qur’an.

“Dengan adanya munaqosyah ini, diharapkan seluruh pembimbing mulok keagamaan SD dapat mengajarkan Al-Qur’an yang sesuai dengan standarisasi dan sesuai dengan aturan-aturan cara membaca Al-Qur’an yang baik dan benar,” paparnya.

Kegiatan Munaqosyah yang di laksanakan di Aula 1 Disdikbud Jombang, jelas Rhendra, akan dilaksanakan selama 2 hari yakni pada tanggal 20 hingga 21 November 2023.

Tentunya, lanjut Rhendra, dengan adanya kegiatan yang akan dilaksanakan selama 2 hari tersebut bisa menjadi gerbang awal bagi para pengajar agar bisa membawa siswa menuju generasi yang menjadi Ahlul Qur’an, dan memiliki akhlak yang sesuai dengan ajaran-ajaran Al-Qur’an.

“Semoga harapan kita semua, kegiatan Munaqosyah ini menjadi pintu gerbang untuk syiar Islam yang berkelanjutan melalui ratusan pendidik guru SD yang mengikuti kegiatan tahap kedua ini,” pungkas Rhendra.
(Sal)

Penulis: SalsaEditor: Salsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *