Buletin10.id – Jombang – Sebelum menggelar Sidang Paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Jombang yang meninggal dunia atas nama Mustofa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), jajaran Pimpinan Dewan dan para anggota legislatif lainnya menggelar agenda Ta’aruf (perkenalan) dengan Pj Bupati Jombang, Sugiat, Kamis (5/10/2023), siang.
Sejak sebelum memasuki agenda Sidang Paripurna PAW, dalam suasana santai Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi melontarkan sejumlah kelakar kepada Pj Bupati Sugiat. Politisi senior PKB Jombang ini mengaku senang bisa bertatap muka langsung dengan Sugiat yang asli Arek Japanan Gudo Jombang.
Mas’ud mengungkapkan, sejak ditugaskan sebagai penjabat (Pj) Bupati, Sugiat belum pernah melakukan pertemuan secara resmi atau khusus dengan para wakil rakyat.

Untuk lebih mengakrabkan secara personal dan kelembagaan eksekutif dan legislatif, lanjut Mas’ud, maka momentum rapat paripurna PAW almarhum Mustofa dari PKS, akhirnya dijadikan agenda resmi pertemuan pertama.
“Senyampang jabatannya masih “anget” dan sekaligus menjadi saksi PAW salah satu sahabat kami almarhum Mustofa dari PKS. Ta’aruf ini untuk mengakrabkan dan menjalin komunikasi baru antar pimpinan eksekutif dan legislatif pasca purna tugas Bupati Mundjidah Wahab,” papar Mas’ud saat mengawali rapat Paripurna.
Sementara itu Pj Bupati Jombang, Sugiat dalam sambutannya usai diperkenalkan oleh Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuhremi, mengaku senang. Karena secara individu dan kelembagaan, ta’aruf politik di sela kegiatan Paripurna PAW tersebut menunjukkan perhatian dan kesiapan para wakil rakyat untuk berkolaborasi menyongsong tutup tahun 2023 dan persiapan penyusunan APBD 2024 yang sudah di depan mata.
“Terima kasih atas kesempatan pertemuan resmi pertama ini. Amanah menjadi Pj Bupati Jombang akan saya pegang teguh untuk bisa dijalankan sesuai amanat konstitusi. Mohon kerjasama dan komunikasi yang intensif dari para wakil rakyat, agar selama satu tahun ke depan kita bersama-sama bisa membawa Kabupaten Jombang menjadi wilayah yang lebih baik, lebih sejahtera dan paling penting lebih kondusif menjelang perhelatan Pemilu Serentak 2024,” urai mantan Kabinda Sulbar yang lahir tanggal 6 Mei 1967.
Di sisi lain, Suami Erani Agustiningsih ini, berkomitmen untuk berkolaborasi dengan seluruh pihak (stake holder-red) di Kabupaten Jombang, agar proses dan progres pembangunan akhir tahun 2023 segera tuntas. Termasuk mempersiapkan segala hal kesiapan administratif menyongsong kegiatan eksekutif tahun 2024 mendatang.
“Saya dan tentu saja dibantu seluruh stake holder terkhusus seluruh elemen lingkup kerja eksekutif atau OPD-OPD akan saya pacu untuk memberikan yang terbaik bagi Jombang. Seluruh penganggaran dan pelaksanaan pembangunan selama PAK tahun ini semaksimal mungkin harus tuntas dan serapan anggaran untuk segera dipercepat. Khusus untuk penganggaran APBD tahun 2024 mendatang, kami sudah siapkan secara rinci dan terukur. Tinggal tunggu finishing dan jadwal pengajuan,” pungkas putra sulung pasangan Sudiarjo Akad dan Sukayah, warga Dusun Kalongan, Desa Japanan Kecamatan Gudo Jombang.(Sal)












